JAKARTA – Usia muda tidak menghalangi Hanin Dhiya untuk menunjukkan eksistensinya di industri musik Tanah Air. Lagu-lagu yang dirilis penyanyi yang baru saja menginjakkan usia 18 tahun itu kerap menuai sukses di pasaran dan diterima dengan baik oleh penikmat musik dalam negeri.

Bahkan berkat kerja kerasnya, remaja asal Gunung Putri, Kabupaten Bogor itu berhasil menerima enam multiplatinum awards sekaligus dari Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asiri). Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil penjualan album baik fisik maupun digital.

“Kalau untuk platinum, 1 platinum dihitung untuk album, termasuk fisik atau digital, RBT radio streaming. Satu platinum penjualan 1 miliar, kalau enam platinum hitung saja sendiri berapa,” kata Niko, perwakilan dari Asiri saat berada di Warner Music Indonesia, Jakarta, Kamis (21/2).

Mendapat 6 multiplatinum awards sekaligus, jebolan ajang pencarian bakat Rising Star itu mengaku tidak pernah menduga. Namun, dia bersyukur lantaran melalui penghargaan tersebut, artinya karya-karyanya selama ini diterima dan disukai banyak orang.

“Seneng, kaget banget. Tiba-tiba udah 6 aja, kemarin baru 1. Multiplatinum awards itu penghargaan 1 miliar penjualan dari digital, fisik dari media sosial juga. Penjualan dari album Cerita Hanin Dhiya,” jelas Hanin.Terkait pencapaiannya ini, Hanin mengutarakan bahwa ke depannya akan terus berkarya di industri musik Tanah Air dengan merilis karya sendiri. Lebih lanjut, pelantun Bukan Untukku itu berharap melalui karyanya bisa memberikan dampak positif baik bagi dirinya sendiri atau orang lain.

“Saya ingin tetap lanjut membuat karya-karya yang setidaknya bisa memberikan dampak positif ke diri sendiri dulu, dan pasti nantinya memberikan dampak positif ke orang lain. Kemudian tentunya, memberikan karya-karya baru dan bisa lebih baik lagi,” tandasnya.

(nug)

0 15